Local Economics Empowerment and Sharia Microfinance in Rural Community Perception

Umiyati Umiyati(1*)
(1) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
(*) Corresponding Author
DOI : 10.22515/shirkah.v2i1.25

Abstract

This paper proposes to analyze and gain empirical evidences of the rural community perception on sharia micro finance institution to empower local economics at Margoyoso-Pati District Central Java, Indonesia. The data were gathered with survey method and questionnaire. The analysis technique in use is multiple linear regressions. The findings of the paper shows significant evidences on constructed research hypothesis, namely the products of Sharia Micro Finance Institution and the its services affecting the rural community perception on the sharia one, whereas on parametrically (t statistic test) and simultaneous (F statistic test). It shows better rural community knowledge and understanding on offered products from the Sharia Micro Finance Institution and their services quality; the two variables will simultaneously and parametrically affect rural community perception on Sharia Micro Finance Institution to empower local economics.

Keywords: economic empowerment, service quality, rural community perception, sharia micro finance         

References


Bin Mislan Cokro Hadisumarto, W., Ghafar, A. (2010). Improving the Effectiveness of Islamic Micro-Financing: Learning from BMT Experience. Humanomics 26 (1), 65-75.

Cervello-Royyo, R., Guijarro, F., Martinez-Gomez, V. (2017). Social Performance Considered within the Global Performance of Microfinance Institutions: A New Approach. Operational Research, 1-9.

Farid, Apit. (2015)“Eksistensi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Dalam memberdayakan Ekonomi Masyarakat Kecil Menengah”, makalah Hakim Pengadilan Agama Sangeti, diakses melalui website 23 April 2015

Data Mitra (2014) LPDB-KUMKM Per 31 Desember 2014 Dinas Koperasi Di Provinsi - Jawa Tengah

Ariani, Dian. (2007). Persepsi Masyarakat Umum Terhadap Perbankan Syariah di Medan. Tesis Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sumatera Utara, Medan, 2007.

Eka A. N. (2013). Persepsi Masyarakat Terhadap Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) dalam pemberdayaan ekonomi lokal (Studi pada BMT MUU Sidogiri Pasuruan). Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya.

Fandy, Tjiptono. (2008). Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Andi.

Ghozali, I.(2005). Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro.

Gibson, dkk. (1997) Organisasi (Perilaku, Stuktur, Proses). Jild I, Edisi ke 8 (Alih Bahasa : Nunuk Adriani). Jakarta : Bina Rupa Aksara

http://www.pendidikanekonomi.com/2012/12/pemberdayaan-ekonomi-masyarakat.html, accessed March 24, 2015

http://www.puskopsyahlampung.com/2013/05/perkembangan-bmt-dari-tahun-ke-tahun.html accessed October 23, 2015

http://www.republika.co.id/berita/bisnis-syariah/berita/10/04/21/112221-bmt-center-salurkan-pembiayaan-rp-3-triliun accessed April 1, 2015

http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/syariah-ekonomi/15/03/22/nlmhlb-aset-bmt-indonesia-capai-rp-47-triliun accessed October 25, 2015

Kamus Bahasa Indonesia. Ensiklopedi Bahasa Indonesia (2001) Jakarta: KBI, (2001).

Kasemsap, K. (2017). Exploring the Role of Microfinance in Emerging Nations. Financial Entrepreneurship for Economic Growth in Emerging Nations, 174-193.

Katalog BPS dan BAPPEDA Kabupaten Pati, Kecamatan Margoyoso dalam angka, 92006)

Kementerian Koperasi dan UKM, Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Usaha Koperasi Jasa Keuangan Syariah, Jakarta, (2005)

Kotler, P (2004). Marketing Management Analyisis, Planning, Implementation and Control Edition, New Jersey : Prentice Hall Inc.

Mardi Yatmo Hutomo, SU adalah staf pengajar pada Fakultas Pertanian Universitas Wangsamanggala Yogyakarta. Pokok-pokok pikiran dalam tulisan ini pernah disampaikan pada Seminar Sehari Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan Bappenas, tanggal 6 Maret 2000 di Jakarta.

Pianta, M. (2017). Innovation and Economic Change. Economics of Innovation and New Technology 26 (8), 683-688.

Reisman, E. (2017). Troubling Tradition, Community, and Self-Reliance: Reframing Expectations for Village Seed Banks. World Development 98, 160-168.

Ringkasan Penelitian BI bekerjasama dengan Universitas Dipenogoro, 2000, Penelitian Potensi, Preferensi dan Perilaku Masyarakat terhadap Bank Syariah di Wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.Semarang.

Robbins, S. P.(2002) “ Perilaku Organisasi ” Jilid I, Pearson Education Asia Pte.Ltd dan PT. Prenhallindo, Jakarta.

Simamora, H (2002) “ Manajemen Sumber Daya Manusia”, Edisi ketiga, Cetakan Pertama, Penerbit STIE YKPN, 2002

Sugiyono. (2009) Metodologi Penelitian Bisnis Edisi13, Penerbit CV. Alfabeta, Bandung.

Suparno (2009). “Persepsi mahasiswa fakultas ekonomi universitas syiah kuala terhadap perbankan syariah sebagai lembaga keuangan syariah” Jurnal Telaah & Riset Akuntansi. 2 (1). Januari. 93-103

Sutopo, HB. (2006). Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.

Uma Sekaran. (2006). Metodologi Penelitian untuk Bisnis. Salemba Empat, Jakarta, 2006

Undang-undang Republik Indonesia No. 13 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro, disahkan (Presiden Bambang Yudhoyono ) dan diundangkan (Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI) paa tanggal 8 Januari 2013, Bagian Penjelasan.

Undang-undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, disahkan (Presiden Soeharto) dan diundangkan (Sekertariat Jenderal Moerdiono) pada tanggal 21 Oktober 1992, Bagian Penjelasan.

Walgito, B. (2002) “ Pengantar Psikologi Umum”, Andi Offset, Yogyakarta.


Article Statistic

Abstract view : 242 times
PDF views : 201 times

How To Cite This :

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.